Photobucket

Friday, 7 October 2011

Anak-anak

Hari ini, saya mulai kebiasaan saya bangun tidur seperti biasanya.
Saya bangun, menyalakan mesin cuci, merapikan baju2 kotor sehingga bisa dijemur dengan baik, sementara anak2 saya masih tertidur. Dirumah, hanya ada saya dan kedua anak saya. suami saya bekerja di luar kota, dan dia pulang ke rumah hanya hari sabtu dan minggu. senin sudah kembali ke luar kota.

Jam 6.30 saya bangunkan anak saya tertua untuk pergi ke sekolah, memandikannya dan mengantarkannya ke sekolah. sementara anak ke 2 masih tertidur. Seperti biasanya, anak saya ini msh dalam keadaan tertidur diangkat dari kamar, untuk dimandikan. susah sekali mengajak dia untuk mandi, agar bersiap2 pergi ke sekolah. setiap hari begitu.. sampai2 saya malu dgn miss nya krn dia terlambat setiap hari, padahal jarak rumah dan sekolah hanya 5 menit perjalanan naik motor.

saya sampe kadang2 berfikir, apa sebaiknya dia gak perlu sekolah apa ya? tapi kalo gak sekolah, saya juga kasian krn di kompleks di tempat saya tinggal sekarang tidak ada temannya sama sekali. saya takut dia malah gak bisa bergaul nantinya. maka saya sekolahkan sehingga dia pnya kesempatan bermain bersama anak2 lain.

Hampir setiap hari anak saya ini harus bertengkar dengan saya. Karna susah disuruh makan, disuruh tidur siang, begitu tidur susah bangun, dan maunya bermain terus.
Saya bingung.. seringkali saya harus terpaksa memukul dia. menampar dan mencubit dia sehingga dia menyesal dan akhirmya mau makan.

Setelah dia menangis meraung2 dan minta maaf, baru saya menyesal knp memukul dia. Kejadian ini hampir tiap hari terjadi. Saya tidak tau, kelak anak saya ini menjadi pribadi yang seperti apa.

Saya sudah membentuk seorang monster kecil saya pikir. tpi saya tidak berdaya. itu satu2 nya cara buat saya melampiaskan kekesalan saya kepada dia, yg tidak mau mnedengar apa kata saya.

Adiknya yg berumur 2 tahun pun sudah meniru kelakuan saya kalo marah. memukul, melempar barang dsb. persis spt apa yang saya lakukan kalo marah. tuhaaaaaannn... mau jadi apa anak2 saya ini kelak? bagaimana saya bisa memperbaiki masalah ini?
dan saya jg merasa kesepian, tidak ada teman ngobrol satupun yang bisa membantu saya menyelesaikan masalah ini. sementara anak2 saya keduanya memerlukan saya???

apakah ada dari anda yg bisa bantu?
ini bagaikan benang kusut yng sudah susah dibenerin.
saya pasrah saja anak2 saya jd apa kelak. Jadi apapun mereka kelak, itu karna bentukan saya dari rumah. semoga membentuk mereka menjadi pribadi yang positif, bukan yang negatf.

saya memang bukan ibu yang baik.. tapi saya ingin anak saya menjadi seperti apa yg saya inginkan.

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2011. membesarkan anak . All Rights Reserved
Home | Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Site map
Design by NovitaDamanik . Published by BundaCeria